W= F . s. Keterangan : W = work atau usaha yang dilakukan (Nm atau Joule) F = gaya yang searah dengan bidang perpindahan (N) s = besar perpindahan benda (m). Contoh soal : Danu menarik sebuah kotak dengan gaya sebesar 20 N lurus ke kanan sehingga kotak berpindah sejauh 5 meter. Jika arah gaya yang dilakukan oleh Danu searah dengan bidang
TugasAkhir Fisika (lengkap) GGL INDUKSI. Kemagnetan dan kelistrikan merupakan dua gejala alam yang prosesnya dapat dibolak-balik. Ketika H.C. Oersted membuktikan bahwa di sekitar kawat berarus listrik terdapat medan magnet (artinya listrik menimbulkan magnet), para ilmuwan mulai berpikir keterkaitan antara kelistrikan dan kemagnetan.
3 Titik A bermuatan 5 μC, berada sejauh 1 m dari titik B. yang bermuatan 3 μC. Besar potensial listrik di tengahtengah. antara A dan B sebesar . 4. Dua buah titik A dan B yang terpisah pada jarak 3 cm, masing-masing bermuatan +10 -7 C dan -10 -6 C. Jarak. kedua titik yang mempunyai potensial nol adalah . 1. Kapasitas Kapasitor
Jikaselisih potensial antara benda A dan B cukup besar, maka akan terjadi loncatan muatan listrik (elektron). dri benda mana ke benda manakah loncatan elektron tersebut mengalir Mamanosz Muatan listrik (elektron) berpindah dari potensial yg lebih kecil (negatif) menuju potensial yang lebih besar (positif).
Pegasakan mencapai titik kesetimbangan jika tidak diberikan gaya luar (ditarik atau digoyang), sebagaimana tampak pada gambar B. Jika beban ditarik ke bawah sejauh y 1 dan dilepaskan (gambar c), benda akan akan bergerak ke B, ke D lalu kembali ke B dan C. Gerakannya terjadi secara berulang dan periodik. Sekarang mari kita tinjau hubungan
Sebuahbenda meluncur pada permukaan datar dengan percepatan v = 4 m/s dan kemudian benda naik pada bidang miring dengan kemiringan 30. Bila tidak ada gesekan antara benda dan bidang luncur, maka panjang lintasan benda pada bidang miring adalah A. 40 cm B. 60 cm C. 80 cm D. 120 cm E. 160 cm Pembahasan EK = EP 1/2 mv1 2 = mgh 1/2 (4) 2 = 10 . h
. Gencil News- Simak soal latihan beserta pembahasannya untuk SMP kelas 9 pada mata pelajaran Fisika yakni beda potensial dan energi listrik. Beda potensial listrik adalah perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik. Beda potensial listrik merupakan ukuran beda potensial yang mampu membangkitkan medan listrik sehingga menyebabkan timbulnya arus listrik dalam sebuah konduktor listrik. Agar terjadi aliran muatan arus listrik dalam suatu rangkaian tertutup, maka harus ada beda potensial di kedua ujung rangkaian, Beda potensial listrik adalah energi tiap satuan muatan. Orang yang pertama kali menyatakan bahwa petir terjadi akibat adanya gejala listrik statis adalah Benjamin Franklin 1706 – 1790. Menurutnya, petir adalah kilatan cahaya yang muncul akibat perpindahan muatan negatif elektron antara awan dan awan, atau antara awan dan bumi. Petir dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial yang sangat besar antara dua awan yang berbeda, atau antara awan dengan bumi, sehingga akan terjadi lompatan muatan listrik, atau perpindahan elektron secara besar-besaran dari awan ke bumi, atau dari awan ke awan lainnya. Perpindahan muatan listrik elektron tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan potensial listrik beda potensial listrik. Besarnya beda potensial listrik dapat dihitung dengan membandingkan besar energi listrik yang diperlukan untuk memindahkan sejumlah muatan listrik. Secara matematis dituliskan sebagai berikut. ΔV = W/Q Keterangan ΔV = beda potensial listrik volt W = energi listrik joule Q = muatan listrik coulomb Arus listrik dapat mengalir karena adanya beda potensial. Baterai dapat mengalirkan arus listrik karena baterai mempunyai beda potensial antara kedua kutubnya yaitu kutub positif dan kutub negatif. Kutub positif mempunyai potensial lebih besar daripada kutub negatif. Dengan demikian, arus listrik pada baterai akan mengalir dari kutub positif ke kutub negatif. Perbedaan potensial antara dua titik dalam suatu rangkaian dinamakan tegangan. Biasanya, baterai mempunyai tegangan yang tertulis pada bagian luarnya misalnya 1,5 V, artinya baterai tersebut mempunyai beda potensial antara kutub positif dan kutub negatif sebesar 1,5 V. Seperti halnya arus listrik yang dapat diukur menggunakan amperemeter, tegangan beda potensial dapat juga diukur. Alat untuk mengukur beda potensial disebut voltmeter. Ada perbedaan cara mengukur beda potensial dengan cara mengukur arus. Arus listrik diukur dengan merangkai amperemeter secara seri dalam suatu rangkaian, sedangkan mengukur beda potensial listrik dilakukan dengan merangkai voltmeter secara sejajar paralel dalam suatu rangkaian. Beda potensial dapat diukur jika rangkaian dalam keadaan tertutup dan ada arus listrik yang mengalir dari sebuah sumber arus listrik misalnya baterai. Tapi perlu diingat, voltmeter harus dirangkai secara paralel. Angka yang ditunjukkan oleh voltmeter merupakan beda potensial antara dua buah kutub. Benda bemuatan listrik positif apabila benda tersebut melepaskan sejumlah elektron. Benda akan bermuatan negatif apabila menerima elektron. Benda yang memiliki elektron lebih sedikit memiliki potensial lebih tinggi dari benda yang memiliki elektron banyak. Potensial listrik adalah kemampuan untuk memindahkan sebuah muatan positif. Benda yang memiliki potensial besar memiliki kemampuan besar untuk menolak muatan positif. Latihan Soal 1. Berapakah beda potensial kutub-kutub baterai sebuah rangkaian jika baterai tersebut membutuhkan energi sebesar 60 J untuk memindahkan muatan sebesar 20 C? Pembahasan DiketahuiW = 60 JQ = 20 C . Ditanya beda potensialΔV = W/Q = 60/20 = 3 V Jadi, beda potensial kutub-kutub baterai rangkaian tersebut 3 V 2. Sebuah baterai yang memiliki beda potensial sebesar 1,5 V. Berapakah besar perpindahan energi yang diperlukan jika memindahkan muatan sebanyak 40 C? Pembahasan Diketahui Beda potensial = 1, 5 VBesar muatan = 40 CDitanya Besar energi untuk memindahkan muatan Jawab w = V . Q = 1,5 x 40 = 60 J Jadi, besar energi untuk memindahkan muatan tersebut sebesar 60 J. 3. Beda potensial antara dua titik kawat penghantar adalah 9 V. Berapakah energi listrik yang digunakan untuk memindahkan muatan sebesar 30 C diantara dua titik tersebut? Pembahasan Diketahui V = 9 VoltQ = 3 C Ditanyakan W Jawab W = Q x V = 3 x 9 = 27 J 4. Jumlah muatan yang dipindahkan pada sebuah rangkain listrik adalah 15 C. Jika energi yang dibutuhkan untuk memindahkan muatan tersebut dari ujung-ujung rangkaian listrik adalah 45 J, berapakah beda potensial antara ujung-ujung rangkaian tersebut? Pembahasan Diketahui Q = 15 CW = 45 J Ditanyakan V ? Jawab ΔV = W/Q = 45/15 = 3 V Agar lebih memahami konsep beda potensial, lakukan kegiatan berikut. 1. Jika ada dua benda bermuatan listrik seperti 4 gambar berikut, maka benda manakah yang memiliki beda potensial yang lebih besar? Dari benda yang berpotensial rendah ke tinggi dari benda yang bermuatan lebih negatif 2. Jika selisih potensial antara benda A dan B cukup besar, maka akan terjadi loncatan muatan listrik elektron. Dari benda mana ke benda manakah loncatan elektron tersebut mengalir? Jika ada selisih beda potensial antara benda A dan benda B, maka akan terjadi loncatan muatan listrik dari benda yang potensialnya tinggi ke benda yang potensialnya rendah. 3. Apa yang terjadi apabila benda A dan B memiliki elektron yang sama? Apakah ada perpindahan elektron? Jika benda A dan benda B memiliki jumlah elektron yang sama maka tidak ada perpindahan atau loncatan elektron.
Jika selisih Potensial antara benda A dan B cukup besar, maka akan terjadi loncatan muatan listrik elektron. Dari benda mana ke benda manakah loncatan elektron tersebut mengalir? Saat terjadi selisih potensial antara benda A dan B, timbul aliran arus listrik dari benda dengan potensial tinggi menuju benda dengan potensial rendah. Aliran listrik terjadi karena elektron berpindah dari benda dengan potensialnya rendah menuju ke tempat yang potensialnya tinggi. Hal ini berarti, meskipun arus listrik ditimbulkan oleh elektron, namun arah arus listrik berlawanan dengan arah gerak elektron. Elektron bergerak dari benda yang memiliki potensial rendah menuju benda dengan potensial tinggi.
MALANG TERKINI – Simak Kunci jawaban IPA kelas 9 halaman 175 tentang soal percobaan menghitung beda potensial. 1. Jika ada dua benda bermuatan listrik seperti empat gambar berikut, maka benda manakah yang memiliki beda potensial yang lebih besar? Kunci jawaban IPA kelas 9 halaman 175, membahas tentang beda potensial. tangkap layar/buku siswa Kemendikbud 2. Jika selisih potensial antara benda A dan B cukup besar, maka akan terjadi loncatan muatan listrik elektron. Dari benda mana ke benda manakah loncatan elektron tersebut mengalir? 3. Apa yang terjadi apabila benda A dan B memiliki elektron yang sama? Apakah ada perpindahan elektron? Baca Juga Kunci Jawaban IPA Kelas 9 SMP Halaman 157, 158, 159 Uji Kompetensi Pewarisan Sifat Makhluk Hidup Alternatif Jawaban1. Benda yang memiliki beda potensial yang lebih besar adalah sebagai berikuta. Benda yang memiliki beda potensial lebih besar adalah benda A +2Muatan B -2Maka muatan A lebih besar. Beda potensial kedua muatan adalahBeda potensial = +2 – -2 = 4 b. Benda yang memiliki beda potensial lebih besar adalah benda A +2Muatan B +4Maka muatan B lebih besar. Beda potensial kedua muatan adalahBeda potensial = +2 – +4 = 2
Description LKPD LISTRIK STATIS Read the Text Version No Text Content! Pages 1 - 17 Q1 = 5 micro coulomb. Berapa besar muatan Q2? ................................................................................................................................... ................................................................................................................................... .................................................................................................................................. e. Dua buah muatan sejenis yang besarnya sama memiliki jarak 4 cm menghasilkan gaya tolak sebesar F, jika jarak diubah menjadi 8 cm, berapa besar gaya tolaknya ? f. Dua buah muatan sejenis yang besarnya sama memiliki jarak 4 cm menghasilkan gaya tolak sebesar F, jika jarak diubah menjadi 2 cm, berapa besar gaya tolaknya .................................................................................................................................. .................................................................................................................................. .................................................................................................................................. 4. Simpulan .......................................................................................................................................... .......................................................................................................................................... ......................................................................................................................................... 2 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK LKPD Pertemuan 3 Nama Sekolah ................................................................. Kelas/Semester Hari/Tanggal ................................................................ Alokasi Waktu Nama Kelompok ................................................................. 1x40 Menit 1. ....................................................................... 2. ...................................................................... 3. ...................................................................... 4. ...................................................................... 5. ....................................................................... Medan Listrik dan Beda Potensial 1. Tujuan a. Menghitung besar medan listrik b. Menghitung besar beda potensial 2. Dasar teori Medan Listrik Medan listrik adalah efek yang ditimbulkan oleh keberadaan muatan listrik, seperti elektron, ion, atau proton, dalam ruangan yang ada di sekitarnya. Medan listrik memiliki satuan N/C atau dibaca Newton/coulomb. Medan listrik umumnya dipelajari dalam bidang fisika dan bidang-bidang terkait, dan secara tak langsung juga di bidang elektronika yang telah memanfaatkan medan listrik ini dalam kawat konduktor Besar kuat medan listrik pada muatan Q1 yang terletak dalam daerah muatan Q2 yang dilukiskan seperti gambar di atas, adalah Dimana F = Gaya Coulumb satuannya Newton Q = Muatan satuannya Coulumb E = Kuat medan satuannya N/C Beda Potensial Perbedaan potensial beda potensial - tegangan listrik adalah perbedaan jumlah elektron yang berada dalam suatu arus listrik. Di satu sisi sumber arus listrik terdapat elektron yang bertumpuk sedangkan di sisi yang lain terdapat jumlah elektron yang 1 sedikit. Hal ini terjadi karena adanya gaya magnet yang memengaruhi materi tersebut. Dengan kata lain, sumber tersebut menjadi bertegangan listrik. Berikut adalah rumus bagaimana cara mencari nilai suatu tegangan atau beda potensial dalam sebuah rangkaian. Keterangan V = beda potensial V I = kuat arus A R = hambatan ohm 3. Lembar diskusi Diskusikan pertanyaan-pertanyaan dibawah ini ! a. Jika ada dua benda bermuatan listrik seperti 4 gambar berikut, maka benda manakah yang memiliki beda potensial yang lebih besar? b. Jika selisih potensial antara benda A dan B cukup besar, maka akan terjadi loncatan muatan listrik elektron. Dari benda mana ke benda manakah loncatan elektron tersebut mengalir? .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. c. Apa yang terjadi apabila benda A dan B memiliki elektron yang sama? Apakah ada perpindahan elektron? .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. d. Berapakah beda potensial kutub-kutub baterai sebuah rangkaian jika baterai tersebut membutuhkan energi sebesar 60 J untuk memindahkan muatan sebesar 20 C? 2 .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. e. Berapakah energi listrik yang digunakan untuk memindahkan muatan sebesar 30 C diantara dua titik tersebut? .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. ............................................................................................................................. f. Jumlah muatan yang dipindahkan pada sebuah rangkain listrik adalah 15 C. Jika energi yang dibutuhkan untuk memindahkan muatan tersebut dari ujung- ujung rangkaian listrik adalah 45 J, berapakah beda potensial antara ujung- ujung rangkaian tersebut? .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. .............................................................................................................................. 4. Simpulan .......................................................................................................................................... .......................................................................................................................................... ......................................................................................................................................... 3 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK LKPD Pertemuan 4 Nama Sekolah ................................................................. Kelas/Semester Hari/Tanggal ................................................................ Alokasi Waktu Nama Kelompok ................................................................. 1x40 Menit 1. ....................................................................... 2. ...................................................................... 3. ...................................................................... 4. ...................................................................... 5. ....................................................................... Sel Saraf Manusia 1. Tujuan a. Mengidentifikasi bagian sel saraf b. Menjelaskan fungsi akson atau neurit c. Menyebutkan zat kimia yang berfungsi menghantarkan rangsangan listrik d. Menjelaskan tentang prinsip kelistrikan pada saraf manusia 2. Dasar teori A. Bagian –bagian sel saraf • Nukleus Nukleus terletak di dalam tubuh sel. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, protoplasma sel saraf terdapat granula. Nukleus berfungsi sebagai pengatur kegiatan sel saraf neuron. Di dalam inti sel juga terdapat kromosom dan DNA yang berfungsi untuk mengatur sifat keturunan dari sel tersebut. •Badan Sel Badan sel adalah bagian sel saraf yang merupakan tempat melekatnya akson dan dendrit. Fungsi badan sel adalah untuk menerima impuls rangsangan dari dendrit dan meneruskannya ke neurit akson. 1 •Dendrit Dendrit adalah bagian sel saraf yang merupakan percabangan pendek tempat impuls saraf masuk ke dalam sel. Fungsi dendrit adalah untuk menerima dan mengantarkan rangsangan ke badan sel. •Akson Akson atau silinder aksis adalah bagian sel saraf berupa serat tunggal tempat impuls keluar dari sel. Panjang akson mulai dari beberapa milimeter hingga beberapa sentimeter tergantung tipe sel saraf tersebut. Akson berperan dalam menghantarkan impuls dari badan sel menuju efektor, seperti otot dan kelenjar. Walaupun diameter akson hanya beberapa mikrometer, namun panjangnya bisa mencapai 1 hingga 2 meter. Fungsi neurit adalah untuk meneruskan impuls dari badan sel saraf ke sel saraf lainnya. •Lapisan mielin Lapisan mielin atau myelin sheath adalah lapisan lemak tipis yang menyelubungi akson dan beberapa dendrit pada umumnya. Fungsi selubung mielin adalah untuk melindungi neurit dari kerusakan dan mencegah impuls bocor. Fungsi selubung mielin mirip pembungkus kabel listrik yang bersifat isolator. •Neurilema Neurilema adalah jaringan penyambung yang berada tepat diatas lapisan mielin. Neurilema adalah lapisan terluar sel saraf. • Nodus Ranvier Nodus raniver adalah bagian sel saraf yang tidak mengandung lapisan mielin akibat tertekannya lapisan lemak tersebut. Akibatnya, Nodus ranvier sendiri bukanlah sebuah struktur dari sel saraf. Nodus ranvier hanyalah penunjuk atau penanda bahwa bagian tersebut terjadi pembelokan akibat tidak adanya lapisan mielin diantaranya. Hal ini mengakibatkan hanya neurilemma saja yang membungkusnya. berfungsi mempercepat transmisi impuls saraf. Adanya nodus ranvier tersebut memungkinkan saraf meloncat dari satu nodus ke nodus yang lain, sehingga impuls lebih cepat sampai pada tujuan. B. Macam-Macam Neuron Menurut fungsinya, neuron dibedakan menjadi tiga macam yaitu neuron sensorik, neuron motorik, dan neuron asosiasi. 1. Neuron sensorik juga disebut sel saraf indra, karena berfungsi meneruskan rangsang dari peneri-ma indra ke saraf pusat otak dan sumsum tulang belakang. Badan sel saraf ini bergerombol membentuk ganglia, akson pendek, dan dendritnya panjang. 2. Neuron motorik sel saraf penggerak berfungsi membawa impuls dari pusat saraf otak dan sumsum tulang belakang ke otot. Sel saraf ini mempunyai dendrit yang pendek dan akson yang panjang. 3. Neuron asosiasi atau sel saraf penghubung banyak terdapat di dalam otak dan sumsum tulang belakang, Neuron tersebut berfungsi menghubungkan atau meneruskan impuls dari sel saraf sensorik ke sel saraf motorik. 2 3. Tugas A. Diskusikan pertanyaan-pertanyaan dibawah ini ! 1 Perhatikan gambar dibawah dan tuliskan nama-nama bagian yang ditunjuk beserta fungsinya ! .................................................................................................................................. .................................................................................................................................. .................................................................................................................................. 2 Tuliskan zat kimia yang berfungsi menghantarkan rangsangan listrik dalam sistem saraf manusia? ................................................................................................................................... .................................................................................................................................. ................................................................................................................................. 3 jelaskan tentang prinsip kelistrikan pada saraf manusia ! ................................................................................................................................... ................................................................................................................................... ................................................................................................................................... B. Gambar sebuah sel saraf pada kertas karton dan beri penjelasan bagian-bagiannya buat gambar semenarik mungkin dengan diberi warna-warna 4. Simpulan .......................................................................................................................................... .......................................................................................................................................... ......................................................................................................................................... 3 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK LKPD Pertemuan 5 Nama Sekolah ................................................................. Kelas/Semester Hari/Tanggal ................................................................ Alokasi Waktu Nama Kelompok ................................................................. 1x40 Menit 1. ....................................................................... 2. ...................................................................... 3. ...................................................................... 4. ...................................................................... 5. ....................................................................... Hewan-Hewan Penghasil Listrik dan Penerapan Konsep Kelistrikan Dalam Kehidupan Manusia 1. Tujuan a. Mengidentifikasi hewan-hewan yang menghasilkan listrik b. Menyebutkan sistem khusus pada hewan yang dapat menghasilkan listrik c. Menyebutkan penggunaan teknologi listrik di lingkungan sekitar d. Menjelaskan cara kerja mesin fotokopi 2. Dasar teori Listrik tidak hanya dihasilkan oleh manusia, melalui pembangkit-pembangkit tenaga listrik, akan tetapi listrik juga dihasilkan oleh hewan. Listrik yang dihasilkan bahkan cukup untuk membunuh seorang manusia. Para hewan menghasilkan listrik dengan berbagai tujuan, baik untuk melindungi diri ataupun mencari makanan Konsep kelistrikan banyak diterapkan dalam kehidupan manusia. Baik dalam bentuk alat yang sederhana maupun alat yang kompleks. Salah satu alat yang menerapkan prinsip kerja kelistrikan adalah mesin fotokopi. 3. Lembar diskusi Diskusikan pertanyaan-pertanyaan dibawah ini ! a. Tuliskan hewan-hewan yang mampu menghasilkan listrik dari tubuhnya ! .................................................................................................................................. .................................................................................................................................. .................................................................................................................................. b. Bagaiman mekanisme hewan-hewan tersebut mampu menghasilkan listrik dari dalam tubuhnya? ................................................................................................................................... .................................................................................................................................. ................................................................................................................................. c. Tuliskan manfaat energi listrik bagi kehidupan manusia ? 1 ................................................................................................................................... ................................................................................................................................... ................................................................................................................................... d. Tuliskan bagaimana cara kerja mesin fotokopi? ................................................................................................................................... ................................................................................................................................... .................................................................................................................................. 4. Simpulan .......................................................................................................................................... .......................................................................................................................................... ......................................................................................................................................... 2
Beda potensial listrik adalah perbedaan potensial listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik. Beda potensial listrik merupakan ukuran beda potensial yang mampu membangkitkan medan listrik sehingga menyebabkan timbulnya arus listrik dalam sebuah konduktor listrik. Agar terjadi aliran muatan arus listrik dalam suatu rangkaian tertutup, maka harus ada beda potensial di kedua ujung rangkaian, Beda potensial listrik adalah energi tiap satuan muatan. Orang yang pertama kali menyatakan bahwa petir terjadi akibat adanya gejala listrik statis adalah Benjamin Franklin 1706 – 1790. Menurutnya, petir adalah kilatan cahaya yang muncul akibat perpindahan muatan negatif elektron antara awan dan awan, atau antara awan dan bumi. Petir dapat terjadi karena adanya perbedaan potensial yang sangat besar antara dua awan yang berbeda, atau antara awan dengan bumi, sehingga akan terjadi lompatan muatan listrik, atau perpindahan elektron secara besar-besaran dari awan ke bumi, atau dari awan ke awan lainnya. Perpindahan muatan listrik elektron tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan potensial listrik beda potensial listrik. Besarnya beda potensial listrik dapat dihitung dengan membandingkan besar energi listrik yang diperlukan untuk memindahkan sejumlah muatan listrik. Secara matematis dituliskan sebagai berikut. Keterangan ΔV = beda potensial listrik volt W = energi listrik joule Q = muatan listrik coulomb Arus listrik dapat mengalir karena adanya beda potensial. Baterai dapat mengalirkan arus listrik karena baterai mempunyai beda potensial antara kedua kutubnya yaitu kutub positif dan kutub negatif. Kutub positif mempunyai potensial lebih besar daripada kutub negatif. Dengan demikian, arus listrik pada baterai akan mengalir dari kutub positif ke kutub negatif. Perbedaan potensial antara dua titik dalam suatu rangkaian dinamakan tegangan. Biasanya, baterai mempunyai tegangan yang tertulis pada bagian luarnya misalnya 1,5 V, artinya baterai tersebut mempunyai beda potensial antara kutub positif dan kutub negatif sebesar 1,5 V. Seperti halnya arus listrik yang dapat diukur menggunakan amperemeter, tegangan beda potensial dapat juga diukur. Alat untuk mengukur beda potensial disebut voltmeter. Ada perbedaan cara mengukur beda potensial dengan cara mengukur arus. Arus listrik diukur dengan merangkai amperemeter secara seri dalam suatu rangkaian, sedangkan mengukur beda potensial listrik dilakukan dengan merangkai voltmeter secara sejajar paralel dalam suatu rangkaian. Beda potensial dapat diukur jika rangkaian dalam keadaan tertutup dan ada arus listrik yang mengalir dari sebuah sumber arus listrik misalnya baterai. Tapi perlu diingat, voltmeter harus dirangkai secara paralel. Angka yang ditunjukkan oleh voltmeter merupakan beda potensial antara dua buah kutub. Benda bemuatan listrik positif apabila benda tersebut melepaskan sejumlah elektron. Benda akan bermuatan negatif apabila menerima elektron. Benda yang memiliki elektron lebih sedikit memiliki potensial lebih tinggi dari benda yang memiliki elektron banyak. Potensial listrik adalah kemampuan untuk memindahkan sebuah muatan positif. Benda yang memiliki potensial besar memiliki kemampuan besar untuk menolak muatan positif. Contoh Soal 1 Berapakah beda potensial kutub-kutub baterai sebuah rangkaian jika baterai tersebut membutuhkan energi sebesar 60 J untuk memindahkan muatan sebesar 20 C? Diketahui W = 60 J Q = 20 C Ditanya beda potensial ΔV = W = 60 = 3 V Q20 Jadi, beda potensial kutub-kutub baterai rangkaian tersebut 3 V Contoh Soal 2 Sebuah baterai yang memiliki beda potensial sebesar 1,5 V. Berapakah besar perpindahan energi yang diperlukan jika memindahkan muatan sebanyak 40 C? Diketahui Beda potensial = 1, 5 V Besar muatan = 40 C Ditanya Besar energi untuk memindahkan muatan Jawab w = V . Q = 1,5 x 40 = 60 J Jadi, besar energi untuk memindahkan muatan tersebut sebesar 60 J. Contoh Soal 3 Beda potensial antara dua titik kawat penghantar adalah 9 V. Berapakah energi listrik yang digunakan untuk memindahkan muatan sebesar 30 C diantara dua titik tersebut? Diketahui V = 9 Volt Q = 3 C Ditanyakn W Jawab W = Q x V = 3 x 9 = 27 J Contoh Soal 4 Jumlah muatan yang dipindahkan pada sebuah rangkain listrik adalah 15 C. Jika energi yang dibutuhkan untuk memindahkan muatan tersebut dari ujung-ujung rangkaian listrik adalah 45 J, berapakah beda potensial antara ujung-ujung rangkaian tersebut? Diketahui Q = 15 C W = 45 J Ditanyakan V ? Jawab ΔV = W = 45 = 3 V Q15 Agar lebih memahami konsep beda potensial, lakukan kegiatan berikut. Jika ada dua benda bermuatan listrik seperti 4 gambar berikut, maka benda manakah yang memiliki beda potensial yang lebih besar? Dari benda yang berpotensial rendah ke tinggi dari benda yang bermuatan lebih negatif Jika selisih potensial antara benda A dan B cukup besar, maka akan terjadi loncatan muatan listrik elektron. Dari benda mana ke benda manakah loncatan elektron tersebut mengalir? Jika ada selisih beda potensial antara benda A dan benda B, maka akan terjadi loncatan muatan listrik dari benda yang potensialnya tinggi ke benda yang potensialnya rendah. Apa yang terjadi apabila benda A dan B memiliki elektron yang sama? Apakah ada perpindahan elektron? Jika benda A dan benda B memiliki jumlah elektron yang sama maka tidak ada perpindahan atau loncatan elektron.
jika selisih potensial antara benda a dan b cukup besar